Pengertian Kepala Sekolah dan Tugasnya
Kepala sekolah berasal dari dua kata yaitu “kepala” dan “sekolah”. Kata “Kepala” diartikan sebagai ketua atau pemimpin dalam suatu organisasi atau lembaga. Sedangkan “Sekolah” adalah sebuah lembaga yang dijadikan menerima dan memberi ilmu.[1]Menurut Keputusan Menteri Pendidikan No. 0296 Tahun 1996 yang dikutip oleh Daryanto Kepala Sekolah adalah guru yang memperoleh tambahan tugas untuk memimpin penyelenggaraan pendidikan dan upaya meningkatkan mutu pendidikan sekolah.[2]Jadi kepala sekolah adalah seseorang guru yang memimpin atau mengatur berjalannya sebuah pendidikan di sekolah.
Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang penting peranannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagaimana yang diungkapkan Supadi yang dikutip oleh Enco Mulyasa bahwa “Erat hubungannya antara mutu kepala sekolah dengan berbagai aspek kehidupan sekolah seperti disiplin sekolah, iklim budaya sekolah dan menurunnya prilaku nakal peserta didik”. Dalam hal itu kepala sekolah bertanggung jawab atas manajemen pendidikan secara mikro, yang secara langsung berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah.[3]
Setiap sekolah dasar menerapkan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah. Dalam sistem ini kepala sekolah bersama dewan guru dan warga belajar lainnya secara mandiri, transparan, dan bertanggung jawab melaksanakan program sekolah untuk mencapai visi, misi, dan target mutu yang diamanatkan oleh masyarakat dan semua pihak yang berkepentingan terhadap pendidikan di sekolah. Dalam hubungannya dengan manajemen sekolah, setiap SD (1) merumuskan visi dan misi yang jelas serta terarah sesuai dengan visi dan misi dan standar mutu pendidikan nasional; (2) merencanakan dan melaksanakan program SD yang telah ditetapkan; (3) melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program; (4) menyusun laporan dan mengevaluasi keberhasilan program; (5) merumuskan program baru sebagai kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan.[4]
[1]Wahjosumijo, Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjau Teoritik dan Permasalahannya, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Prasada, 2005), hlm. 83.
[3]Enco Mulyasa, Menjadi Kepala Sekolah Profesional: Dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004), hlm. 24-25.
[4]Syaiful Sagala, Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan, cet kelima (Bandung: Alfabeta, 2011), hlm. 173.
Comments
Post a Comment